Assalamu’alaikum Cinta...

Kamis, 30 April 2015

Untuk mu Pilihan dari-Nya


Suamiku...
Dia adalah yang menaklukan hatiku saat pertama memandang
Dia hadiah adalah dari Ar-rahman kepadaku setelah kesabaran menanti
Betapa sering dalam sujudku bermunajat
Agar aku dianugrahi teman yang saleh
Teladan dalam meniti hidup
Yang menjaga rahasiaku

Dan...
Yang mengusap air mataku
Selalu berusaha mengembalikan senyuman di bibirku
Dialah suamiku nahkoda bahteraku
Dia adalah orang yang membangunkan di kelam malam
Dalam setiap rakaatnya,,, kian bertambah cintaku padanya
Dia tak akan nyenyak tidur ketika sakitku
Dia membetulkan bacaan dan hafalan Al-Qur’anku
Bersama mempelajari hadits-hadist
Dan  menerapkan dalam setiap muamalah

Yang memaafkan salahku
Dengan akhlak Nabi ia memperlakukanku
Dialah teman dunia dan akheratku

Yaa Alloh jagalah ia dan mudahkanlah urusannya
Jauhkan ia dari fitnah dunia dan perhiasannya
Sibukkan ia dengan cita-cita akherat dan jadikan ia ridho kepadaku
Jasad kami fana di dunia ini,,,,
Maka,,,
Jadikanlah cinta dan kasih sayang kami sepanjang masa hingga surga

Segala Puji bagi mu Yaa Robb
Yang telah menganugrahkan pria ini untukku
Sungguh aku bersaksi kepada-Mu bahwa
Kucintakan dia di jalan Mu
Janganlah jauhkan aku dari dia
Dan jadikanlah aku bidadarinya dunia dan akherat

 @ArasyCinta

(Baitan kata-kata ini Dinda persembahkan untukmu Kanda
Kelak ketika Alloh telah mempersatukan kita dalam Jalinan Rumah Tangga yang di Ridhoi-Nya
Meski kini Rindu itu kita luapkan dalam do'a
Meski kini kebersamaan adalah hal yang selalu kita rindukan
Namun bersabarlah,, Aku pun begitu merindui mu sama seperti rindumu padaku
Semoga dalam penantian ini kita dapat lebih mempersiapkan diri saat waktu itu tiba.)


Senin, 13 April 2015

Untuk Insan Pilihan Nya

Selasa, 14 April 2015


Wahai akhi yang menyentuh hatiku,
Aku takut akan cinta yang mengiangkan nama mu,
Takut akan rindu yang memanggil ruh mu .

Takut akan harapan-harapan yang hilang karena diriku.
Dalam munajat cinta pada sang Rabbana,
Aku tersimpuh diantara aliran mihrab cinta mu dan diri-Nya.

Ada harap tuk jadi yang halal bagi mu,
Tapi ku takut ada luka karena hati ku.
Kuakui senari rindu itu kian menjadi,
Seolah lafaz ini tak akui kehadiran mu.

Namun ku sadar nama mu telah jadi bagian atas hati ini,
Hingga sulit untuk ku melepas kalimah cinta ku pada mu .

Wahai akhi yang menyalahkan cinta dihati ku.
Ditengah kerinduan pada-Nya aku pun merindu mu,
Berharap dalam doa mu ada sisi untuk dunia ku,
Sekelumit rindu yang menghangatkan tidur ku,
Sebelum sang Maha Cinta merinduku.

Aku wanita yang takut mencintamu,
Takut ketika rindu ini kian berontak dan memaki takdir ku.
Gelisah ketika orang lain yang mencintamu & terluka karena rindu itu, meringis ketika akhwat yang juga merindumu risih karena kehadiranku .

Duhai akhi yang lembut hatinya,
Jujur tak ada cinta lain selain-Nya kecuali dia yang juga kau cinta,
Maafkan jikalau aku pun merindunya dan juga mengharapkannya,
Maaf kan hadir ku yang tak pahami akan hati mu .

Wahai akhi,
Aku merindui mu karena cinta ku pada- Nya,
Khayal tuk bersama mu memanglah ada,
Namun kini aku anganku,, inginku,,, 
Harus ku simpan dalam-dalam
Menunggu hari dimana Alloh memberikan takdirnya untuk diriku dan dirimu
Apapun itu 
Alloh Pasti memberikan yang Terbaik

Dalam Penantian ini Kita perbaiki diri agar siap Ketika Masa itu telah datang.